COVID-19 sering dikaitkan dengan risiko hiperkoagulasi. Hal ini tercermin dalam tingkat D-dimer yang sangat tinggi, penanda klot yang hancur, yang. yang muncul pada pasien di beberapa minggu pertama penyakit, terutama mereka yang bergejala berat. Peningkatan kadar D-dimer juga ditemukan pada beberapa pasien dengan st...